TUGAS ETIKA BISNIS TOPIC KE - 2
NAMA : ANDHIKA DRAJAT UTAMA
NIM : 01221051
PRODI : MANAGEMEN ( A-01 )
Gambaran Umum berisi
penjelasan tentang :
1. Hakikat bisnis
2. Karakteristik profesi bisnis
3. Pergeseran paradigma dari
pendekatan stockholder ke pendekatan stakeholder
4. Tanggungjawab moral &
sosial bisnis dalam Dunia Modern
JAWABAN :
1.Hakikat Bisnis
Hakikat Bisnis adalah Kebutuhan
Manusia yang berupa barang dan jasa yang harus terpenuhi kebutuhannya dengan
usaha mendapatkan alat pembayarannya yaitu uang atau tukar-menukar barang
(barter) yang saling menguntungkan antar kedua belah pihak. Hakikat bisnis
adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia, organisasi ataupun masyarakat
luas.
Hakikat
bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia ( produk atau jasa ) yang
bermanfaat bagi masyarakat. Businessman (Seorang pebisnis) akan selalu melihat
adanya kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba untuk melayani secara baik
sehingga masyarakat menjadi puas dan senang
2. Karakteristik
Profesi Bisnis
Secara
umum ada beberapa ciri atau sifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu :
1. Adanya
pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat
pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
2.
Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap
pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
3. Mengabdi
pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan
kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
4.
Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan
dengan kepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa
keselamatan, keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk
menjalankan suatu profesi harus terlebih dahulu ada izin khusus
5.Kaum
profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.
3. PERGESERAN PARADIGMA DARI
PENDEKATAN STOCKHOLDER KE PENDEKATAN STAKEHOLDER
Shareholders
atau stockholders paradigm merupakan sebuah paradigma dimana Chief Executive
Officer (CEO) berorientasi pada kepentingan pemegang saham. Pihak manajemen
sebagai pemegang mandat (agency) berusaha memperoleh keuntungan sebesar –
besarnya untuk menyenangkan dan meningkatkan kemakmuran pemegang saham
(principal). Seakan – akan pemegang saham merupakan pihak yang paling
berpengaruh bagi kelangsungan hidup perusahaan. Orientasi seperti ini
mengakibatkan evalusi yang dilakukan atas pengelolaan bisnis hanya dilihat dari
aspek finansial. Prestasi manajemen hanya dilihat dari kemampuannya
menghasilkan laba. Hal ini mendorong manajemen menghalalkan berbagai cara demi
mengejar keuntungan. Tindakan demikian mengakibatkan adanya pihak – pihak lain
yang dirugikan.
Paradigma stockholders kemudian
mengalami pergeseran, karena pada kenyataannya manajemen dihadapkan pada banyak
kepentingan yang pengaruhnya perlu diperhitungkan secara seksama. Bagaimanapun
juga dalam kegiatan bisnis akhirnya muncul kesadaran bahwa dalam usaha
memperoleh laba, selain stockholders, wajib juga diperhatikan kepentingan pihak
– pihak lain yang terkena dampak kegiatan bisnis. Pihak berkepentingan
(stakeholders) adalah individu atau kelompok yang dapat dipengaruhi atau
mempengaruhi tindakan, keputusan, kebijakan, praktek, dan tujuan organisasi
bisnis. Perusahaan berdiri ditengah – tengah lingkungan. Lingkungan merupakan
satu – satunya alasan mengapa bisnis itu ada.
4.
TANGGUNG
JAWAB MORAL DAN SOSIAL BISNIS
Tanggung jawab
perusahaan adalah tindakandan kebijakan perusahaan dalam berinteraksi yang
didasarkan pada etika. secara umum etika dipahami sebagai aturan tentang
prinsip dan nilai moral yang mengarahkan perilaku sesorang atau kelompok
masyarakat mengenai baik atau buruk dalam pengambilan keputusan.
Terdapat 3 pendekatan
dalam pembentukan tanggung jawab social:
1.
Pendekatan moral yaitu
tindakan yang didasrkanpada prinsip kesatuan
2.
pendekatan kepentingan
bersama yaitu bahwa kebijakanmoral harus didasarkan pada standar kebersamaan,
kewajaran dan kebebasan yang bertanggung jawab
3.
kebijakan bermanfaat
adalh tanggup jawab social yang didasarkan pada nilai apa yang dilakukan
perusahaan menghasilakn manfaat besar bagi pihak berkepentuingan secara adil.
Komentar
Posting Komentar